07 Mar 2019 Β· 2.142 dibaca · Profil Tokoh
“Jika jomblo itu dinikmati, kesendirian dijalani sebagai suatu hal yang membahagiakan, maka jomblo bisa jadi sebagai suatu anugerah. Tapi jika jomblo itu masih dijalani dalam usia yang tak lagi muda, maka jomblo bisa jadi bahan ejekan”, kata Tgk. Mustafa Kamal, SH yang merupakan salah seorang guru senior dayah MUDI Samalanga.
Sang jomblowan sejati itu menyebutkan jomblo itu bisa jadi menyenangkan atau menyakitkan tergantung bagaimana kita mengelolanya. Jika usia tak lagi muda, sementara teman sebaya sudah menggandeng istri dan menggendong anak, maka bisa jadi istilah jomblo berubah menjadi “laki-laki yang tak laku-laku”
“Kalau ingin jadi jomblo jadilah Jomsabil (Jomblo Fi Sabilillah), Sosok Jomsabil itu mereka yang tak punya pacar atau belum menikah, dikarenakan sibuk menuntut ilmu,” pintany
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+