08 Mar 2019 · 1.445 dibaca · Sosial Budaya
LADUNI.id, Sumenep - Kesetaraan Gender Perempuan masih sulit diraih, sebab masih banyak kebijakan dan regulasi pemerintah yang belum berpihak pada perempuan, semisal dalam kehidupan berdemokrasi.
Ketua Kelompok Peduli Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (Keppak) Sumenep, Nanik Farida, pada momentum Hari Perempuan Internasional (HPI) yang jatuh setiap tanggal 8 Maret, mengungkapkan, jika kesetaraan gender di Indonesia masih sulit diraih.
"Hal itu bisa dilihat dari kebijakan dan Undang-Undang yang dibuat Pemerintah masih jauh dari keberpihakan pada perempuan, seperti dalam kehidupan berdemokrasi," ungkap Nanik Farida, Jumat (08/03/2019).
Menurutnya, dalam kehidupan demokrasi, perempuan memiliki peran sebagai voter mayority atau pemilih mayoritas, namun kekuatan perempuan masih belum disambut baik berbagai kalangan, karena dianggap membawa gerakan perubahan bahkan meruntuhkan posisi seorang kepemimpinan laki-laki.
Dikatakan, perempuan memiliki posisi strategis dalam kehidupan bernegara, bahkan mampu mengawal demokrasi ya
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+