08 Mar 2019 · 1.084 dibaca · Iptek & Pendidikan
LADUNI.id, Jakarta - Facebook akhirnya mulai mengambil langkah untuk mengatasi penyebaran informasi sesat terkait vaksin dalam layanannya. Langkah itu diambil setelah raksasa media sosial itu dituding tak serius melawan salah satu ancaman kesehatan global tersebut.
Seperti dilansir CNet, Facebook pada Kamis (7/3/2019) mengatakan bahwa menurunkan peringkat laman atau grup Facebook yang menyebarkan informasi sesat soal vaksin dalam News Feed serta hasil pencarian.
Selain itu Facebook juga tidak akan merekomendasikan laman atau grup-grup tersebut ketika pengguna mencari informasi soal vaksin dalam media sosialnya.
Facebook juga akan menolak iklan yang berisi informasi menyesatkan terkait vaksin dan tak lagi mengizinkan pengiklan untuk menyasar orang-orang yang gemar mencari informasi soal kontroversi vaksin.
Kebijakan itu juga akan diterapkan pada aplikasi milik Facebook lainnya, termasuk Instagram.
Sebagai gantinya Facebook akan mengutamakan informasi-informasi soal vaksin dari badan kesehatan dunia WHO serta badan pengen
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+