12 Mar 2019 Β· 2.846 dibaca · Artikel Keagamaan
LADUNI.ID, Jakarta - Perjalanan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha dan menuju Sidratul Muntaha merupakan peristiwa yang sangat spesial bagi umat Islam yang beriman. Perjalanan yang secara nalar manusia tidak mungkin dilakukan ini merupakan bagian dari pembuktian keimanan seorang muslim.
Bukan hanya para musuh nabi yang tidak percaya peristiwa ini. Para sahabat nabi kala itu juga banyak yang awalnya meragukan kejadian ini. Ditambah lagi peristiwa ini terjadi setelah nabi ditinggal oleh istri beliau, Sayyidatina Khadijah.
Banyak sahabat Nabi yang mengira nabi sedang berhalusinasi akibat kesedihan yang dirasakan setelah meninggalnya sang istri tercinta.
"Jadi, ngaji Isra' Mi'raj itu paling susah karena peristiwa ini sesuatu musykil (sulit). Isra' Mi'raj itu ngaji iman," ungkap KH Ahmad Muwafiq yang biasa dipanggil Gus Muwafiq saat menjelaskan hikmah Isra' Mi'raj di Masjid Raudlatul Muslimin Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Sabtu (9/3).
Menj
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+