13 Mar 2019 · 7.143 dibaca · Artikel Keagamaan
Relevansi Al-Qur’an dan Ilmu Pengetahuan
Hasil penelitian ilmuan terkemuka asal Perancis, Dr Maurice Bucaille, dalam bukunya: ”La Bible, le Coran et la Science (1976)”, yang membandingkan kitab-kitab suci antara Al-Qur’an, Injil, dan Taurat, berkesimpulan bahwa “Al-Qur’an-lah yang paling dekat dengan teori ilmu pengetahuan”. Hal itu ia kemukakan setelah ia meneliti mummi Firaun Ramses II.
Saya berpendapat, dokter bedah senior asal Perancis itu sejatinya hanya melacak kebenaran dari opini Imam Ibnu al-Arobi al-Ma’afiry (wafat 543 H) dalam kitabnya ”Qonunut Ta’wil”, yang jauh-jauh sebelumnya telah berpendapat “Di dalam Al-Qur’an terdapat lebih dari empat ribu ilmu pengetahuan. Hanya saja, intelektualitas manusialah yang masih banyak belum mampu menjangkaunya”.
Di konteks ini, Imam Al-Ghazali berijtihad, dan dalam kitabnya Ihya Ulumid Din ia secara implisit menyatakan, di internal (Islam) banyak terdapat ilmu pengetahuan. Hal itu saya simp
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+