13 Mar 2019 · 6.289 dibaca · Kolom
LADUNI.ID - Ikhwanul Muslimin ibu dari gerakan Islam di dunia telah melahirkan anak cucu di berbagai negeri Islam. Gerakan Islam yang lahir 2 tahun setelah NU berdiri ini menjadi inspirator perlawanan terhadap hegemoni politik dan budaya barat. Keruntuhan Khilafah Turki Usmani 1924 membuat umat Islam kehilangan simbol pemersatu. Perasaan sedih, pedih dan prihatin membuat Hasan Al Banna membangkitkan maruah umat, berdakwah dari warung-warung kopi, mimbar-mimbar masjid dan masuk ke kampus-kampus lalu membangun jama’ah kemudian menggorganisirnya dalam satu tanzhim Ikhwanul Muslimin.
Kini sudah 90 tahun Ikhwanul Muslimin hadir di tengah umat. Dari Mesir menyebar ke negara-negara Arab Maghribi, Arab Teluk, Suriah, Lebanon, Palestina, Asia Tengah, Selatan dan Tenggara, bahkan sampai ke Eropa dan Amerika. Hampir tidak ada negeri Islam yang tidak tersentuh oleh dakwah para ikhwan. Saat dan pasca perang dingin Ikhwan jadi musuh Amerika yang serius.
Ikhwan seluruh dunia merupakan satu kesatuan pemikiran, perasaan, manhaj dan tanzhim yang menerapkan strategi de
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+