14 Mar 2019 Β· 1.826 dibaca · Iptek & Pendidikan
LADUNI.ID, Bandung - Kemajuan di era digital memiliki tantangan yang beragam. Oleh karena itu para pengasuh pesantren harus berani mengambil kebijakan demi menyelamatkan santrinya.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Pimpinan Pusat Rabithah Ma'ahid Islamiyah (PP RMI) PBNU, KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin) saat membuka Pelatihan Dakwah Milenial di Pesantren Al Falah 2 Nagreg Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (13/3) kemarin.
Gus Rozin menyampaikan, pesantren harus membimbing santri agar bermedsos dan menggunakan gadget dengan baik, jika perlu harus ada kurikulum khusus. "Agar mereka dapat mencari referensi yang tepat, kemudian mengolahnya dan melahirkan konten yang damai dan ramah bagi dirinya dan bangsa," tegas kiai muda yang juga Staf Khusus Presiden bidang Keagamaan dalam Negeri.
Selain itu, Gus Rozin juga menegaskan pelatihan tersebut dapat mendorong peserta dengan aktif meningkatkan pengetahuan mereka sesuai perkembangan di era digital.
Sementara itu, Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Komunikasi dan Media Massa, Gu
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+