Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. R. Asnawi Kudus
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. R. Asnawi Kudus

1861 – 1959 M · 84.818 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. R. Asnawi lahir pada tahun 1281 H / 1861 M. di kampung Damaran Kota Kudus. Beliau merupakan putra pertama dari H. Abdullah Husnin seorang pedagang konveksi tergolong besar di Kudus pada waktu itu, dengan ibu. R. Sarbinah.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga
1.3  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2,1  Pendidikan
2.2  Guru-Guru

3.    Penerus
3.1  Murid-Murid

4.     Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1   Mendirikan Pesantren
4.2   Melawan Penjajah
4.3   Kiprah di Nahdlatul Ulama

5.    Teladan
6.    Karya-Karya
7.    Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1 Lahir
KH. R. Asnawi lahir pada tahun 1281 H/1861 M di kampung Damaran Kota Kudus. Beliau merupakan putra pertama dari H. Abdullah Husnin seorang pedagang konveksi tergolong besar di Kudus pada waktu itu, dengan ibu R. Sarbinah.

Beliau termasuk keturunan dari Sunan Kudus (Sayyid Ja'far Sadiq) keturunan yang ke-XIV dan keturunan ke-V dari KH. Mutamakin seorang Wali yang keramat di Desa Kajen Margoyoso, Kabupaten Pati yang hidup pada zaman Sultan Agung Mataram.

KH. R. Asnawi itulah nama yang dipergunakan sesudah beliau menunaikan ibadah Haji yang ketiga kalinya. Adapun nama sebelum menunaikan ibadah Haji ialah Raden Ahmad Syamsi, kemudian sesudah beliau menunaikan ibadah Haji yang pertama berganti nama dengan nama Raden Haji Ilyas dan nama inilah yang terkenal di negeri Makkah Saudi Arabia di samping nama yang terakhir, yaitu KH. R. Asnawi.

1.2 Riwayat Keluarga
KH. R. Asnawi menikah dengan Nyai Mudasih putri KH. Abdullah Faqih Langgar dalem Kudus. Dari pernikahannya, beliau dikaruniai dua anak, yakni KH. M. Zaini mempunyai 5 orang anak dan Nyai Masy'ari, mempunyai 2 orang anak.

Pada waktu bermukim di Makkah beliau menikah dengan Nyai Hajjah Hamdanah (janda Al-Marhum Syekh Nawawi Banten). Dari pernikahannya, beliau dikaruniai tiga orang anak, yakni KH. M. Zuhri mempunyai 5 orang anak, Nyai Hj. Azizah (istri KH. Saleh Tayu) mempunyai 5 orang anak, dan Nyai Alawiyah, mempunyai 6 orang anak.

Sewaktu kembali ke Kudus pada tahun 1916 M, beliau dinikahkan dengan adik Khatib Khair di Kudus bernama Nyai Subandiyah tetapi tidak dianugerahi anak hingga wafat.

1.3 Wafat
KH. R. Asnawi wafat pada hari Sabtu Kliwon, 25 Jumadil Akhir 1378 H/26 Desember 1959 M tepatnya jam 03.00 WIB dalam usia 98 tahun. Ziarah di Makam KH.R Asnawi, Muassis NU dari Kudus.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan

2.1 Pendidikan
Sejak kecil beliau dibimbing oleh orang tuanya sendiri, terutama dalam mengaji Al-Qur'an. Setelah berumur 15 tahun, beliau diajak oleh orang tuanya ke Tulungagung Jawa Timur untuk mengaj

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+