Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islamโœฆ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Artikel Keagamaan

Tujuh Kenikmatan Kehidupan Manusia di Akhirat Kelak

19 Mar 2019 ยท 4.595 dibaca · Artikel Keagamaan

LADUNI.ID, Jakarta - Kenikmatan dunia ada batasnya, baik soal materi, waktu, tempat dan lainnya. Berbeda dengan kehidupan akhirat yang kekal nan abadi. Beruntung orang yang mampu memenejemen semua urusan dunianya sebagai sarana mendapatkan untung diakhirat. Tolak, celaka orang yang menggunakan akhirat yang diminta untuk mencapai kepentingan sesaat baik yang berupa pangkat yang disetujui menjadi rebutan, maupun kekayaan yang tidak akan dibawa sampai ke kuburan.

Dari sini kiranya ayat di bawah ini sebagai bahan renungan agar lebih ringan, tak cepat uring-uringan.

ู…ู† ูƒุงู† ูŠุฑูŠุฏ ุญุฑุซ ุงู„ุขุฎุฑุฉ ู†ุฒุฏ ู„ู‡ ููŠ ุญุฑุซู‡ ูˆู…ู† ูƒุงู† ูŠุฑูŠุฏ ุญุฑุซ ุงู„ุฏู†ูŠุง ู†ุคุชู‡ ู…ู†ู‡ุง ูˆู…ุง ู„ู‡ ููŠ ุงู„ุขุฎุฑุฉ ู…ู† ู†ุตูŠุจ

Artinya: “Barang siapa yang menghendaki untung di akhirat akan Kami tambah untung dan barang siapa yang menghasil untung di dunia Kami mendapat untung dari untung dunia dan tidak ada yang membutuhkan bahagianpun di akhirat.” (QS. As-Syura: 20)

Menurut Imam Al-Baidhawi dalam kitab tafsirnya yang berjudul  Anwar at-Tanzil Wa Asrar At-Ta'wil 

๐Ÿ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →