Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Artikel Keagamaan

Mujtahid Rasa Muqallid

20 Mar 2019 · 3.642 dibaca · Artikel Keagamaan

LADUNI.ID - Kalau belajar fikih mazhab, maka untuk merasa atau diakui sebagai mujtahid sangat sulit. Selevel Imam al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqalani, pengarang Fathul Bari yang fenomenal itu pun tak masuk daftar mujtahid, apalagi yang jauh di bawahnya. Pengarang kitab-kitab rujukan yang volumenya tebal-tebal seperti Syaikh as-Syarwani atau Syaikh as-Syabramallisi juga tak masuk daftar. Padahal kepakaran mereka sudah level sangat istimewa.

Tak heran, para ulama mazhab kerap bilang bahwa pintu ijtihad telah tertutup sebab mereka sulit mengakui ada mujtahid lagi di era ini. Tak peduli hafal kutubut tis'ah (sembilan kitab hadis utama) di luar kepala, tak peduli punya ratusan kitab fikih, nyaris tak ada lagi yang diakui sebagai mujtahid. Semuanya hanya mentok pada level muqallid.

Kenapa demikian ribetnya diakui jadi mujtahid? Kenapa tokoh sehebat mereka "hanya" dilabeli muqallid saja dalam mazhab? Bandingkan dengan beberapa orang sekarang yang sengaja menjauhi khazanah mazhab. Bagi mereka, hapal beberapa hadis saja, bahkan hapal satu hadis saja tent

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →