22 Mar 2019 Β· 3.718 dibaca · Islam Nusantara
LADUNI.ID, Jakarta - Suatu hal yang cukup mengherankan ialah, mengapa dalam semua gesekan dan konflik hingga perang fisik dipastikan selalu endingnya NU yang menang?
Padahal tak terhitung lagi berapa kali NU di-bully, didzolimi, digencet, disakiti hingga pernah terancam hendak dibubarkan. Dan faktanya lebih sering tidak membalas.
NU hanya membalas ketika menghadapi Belanda, Jepang, Sekutu, PKI dan gerombolannya, serta DI/TII dan gedibalnya.
Tapi ketika berhadapan dengan Pemerintah Orba selalu tenang menghanyutkan sampai Orba kejlungup sendiri.
Dan selalu istiqomah begitu sampai saat ini, ketika ditabrak oleh berbagai kalangan pembenci, pencaci, pemfitnah dan sejenisnya.
Seperti yang sudah-sudah, endingnya selalu sama. Para pembenci, pencaci, pemfitnah sendirilah yang tumpes kelor, hancur lebur, remuk redam sendiri.
Jadi keingetan dhawuh Mbah Yai jaman dulu tahun 1990-an waktu ngaji. " NU itu menang karena bolonya buaaanyak sekali. Kalau Ketua
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+