22 Mar 2019 · 2.563 dibaca · Hikmah
LADUNI.ID, Jakarta - Hitungan hari dalam seminggu ada tujuh. Salah satu hari yang namanya unik adalah hari Jum’at, ada juga yang membaca Jumu’ah. Jika ditelusuri lebih lanjut, hari-hari yang lain seolah menggunakan hitungan dalam bahasa arab, misalnya Ahad artinya satu, Senin dari kata isnaini yang berarti dua dan seterusnya. Namun hari yang keenam kenapa penamaannya tidak menggunakan kata “Sittah” yang berarti enam, tapi penamaan harinya Jum’at. Sebetulnya Apa hikmahnya?
Imam Munawi dalam Kitab Faidhul Qadir menjelaskan alasan penamaan hari jum’at di antaranya: Pertama, karena pada hari itu umat Islam berkumpul untuk menjalankan shalat Jum’at khususnya bagi laki-laki. Kedua, pada hari Jum’at penciptaan semua makhluk terkumpul dan menjadi sempurna. Ketiga, hari Jum’at sebagai hari bertemunya Nabi Adam dan Hawa di muka bumi. Keempat, pada hari Jum’at Suku Quraisy bertemu nasabnya dengan Qusyai di Dar an-Nadwah.
Menurut Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Kitab Fathul Bari menjelaskan
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+