Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Islam Nusantara

Perempuan, Kitab Kuning dan Kiai Husein Muhammad

24 Mar 2019 · 3.273 dibaca · Islam Nusantara

Laduni.ID, Jakarta - “Aisyah: Sosok Perempuan yang Gagah.” Demikian salah satu judul artikel Kiai Husein yang terkumpul dalam buku, Spritualitas Kemanusiaan (2006), dan membuat saya terhentak. Jujur, seluruh hasil bacaan saya selama itu, Aisyah putri jelita Abu Bakar, istri Rasulallah, ibu para mukmin itu amat sangat lembut dan feminim, apalagi kita mengenalnya dengan “si Pipi Merah” atau khumairah.

Tetapi di tangan Kiai Husein, saya mendapatkan pemandangan lain. Tentu, selain ia perempuan yang tangkas dan cerdas, juga “tomboi.” Kata tomboi dalam bahasa Arab sering disebut rajulah, bukan mutarjillah.

Kata rajulah dan mutarjillah ini amat jauh berbeda. Rajulah merujuk pada hal-hal maskulin secara mental, sementara mutarjillah merujuk pada sikap yang menyerupai, misal berdandan seperti laki-laki. Untuk mendapatkan kesan ini, Kai Husein menulis bukan tanpa data, melainkan dengan setumpuk literasi kitab turas.

&ldqu

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →