28 Mar 2019 Β· 2.502 dibaca · Politik & Hukum
LADUNI.id, Yogyakarta - Calon wakil presiden nomor 01, KH Ma'ruf Amin, menegaskan, pemilu presiden adalah kontestasi pemilihan pemimpin nasional yang diselenggarakan setiap lima tahun, bukan Barata Yudha.
"Adanya perbedaan pilihan, sepatutnya disikapi secara dewasa dan bijaksana, bukan malah menjadi emosional dan melakukan intrik-intrik yang dapat memecah-belah masyarakat," kata dia, saat menyampaikan sambutan pada kegiatan "Yogya Nyawiji Nderek Kiai" di Lapangan Tempel, Sleman, Yogyakarta, Kamis malam.
Kegiatan itu juga dimeriahkan dengan penampilan pimpinan Maria Sholawat Gus Ali Sodikin atau Gus Ali Gondrong dari Ngawi, Jawa Timur.
Hadir ribuan massa pendukung Kiai Ma'ruf dan Ali Gondrong dari Yogyakarta dan sejumlah daerah lainnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Menurut Kiai Ma'ruf, pemilu presiden substansinya adalah memilih figur presiden dan wakil presiden terbaik yang memiliki visi misi dan program yang jelas untuk membangun bangsa dan negara.
Ia juga mengingatkan, menjelang pemilu presiden, b
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+