29 Mar 2019 · 2.906 dibaca · Sejarah
Mengupas Samalanga tidak dilupakan sejarah dahulu Samalanga juga menjadi benteng kokoh pertahanan melawan kaphee dalam balutan Prang Fisabillah tepatnya Kuta Glee.
Merangkai sejarah merupakan merabitah (membuka kembali kejadian puluhan tahun silam) untuk menjadi bahan renungan dan merefleksi diri jati diri anak bangsa, siapa kita sebenarnya dan endatu kita.
Mendengar benteng kokoh Kuta Glee, tidak salah kita hadirkan untaian pena endatu merangkai secuil kisah dalam bait indahnya:
“Teungku Cut Sa’id yang ato km Yang ato rakan kameuteuntee
Dalam kuta gle that meuceuhu, Yang ato bak u dum meuribee
Dalam kuta gle that meusigak, Ateuh seulambak le that guree
Kafe dum j
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+