Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Sosial Budaya

Pemerhati Budaya Ini Ceritakan tentang Labuhan Kraton Yogyakarta

05 Apr 2019 Β· 2.389 dibaca · Sosial Budaya

LADUNI.ID, Jakarta - HY Aji Wulantara SH., M.hum., Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Sleman, mengatakan setiap tahun Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat menggelar upacara Labuhan. Pada tahun 2019 ini yang akan dilaksanakan pada Sabtu 6 April 2019.

“Labuhan berasal dari kata labuh yang artinya membuang, meletakkan, atau menghanyutkan. Maksud dari labuhan ini adalah sebagai doa dan pengharapan untuk membuang segala macam sifat buruk,” terang Aji Wulantara.

Selain itu, pemerhati budaya Jawa ini juga menambahkan, pada ritual ini Keraton Ngayogyakarta melabuh benda-benda tertentu (ubarampe labuhan). Uborampe labuhan yang akan dilabuh di tempat-tempat tertentu (petilasan) beberapa diantaranya merupakan benda-benda milik Sultan yang lagi bertahta.

Pada jaman Sri Sultan Hamengku Buwono IX bertahta, lanjutnya, Hajad Dalem Labuhan diselenggarakan untuk peringatan hari ulang tahun Sultan (Wiyosan Dalem) berdasarkan kalender Jawa. Sedangkan pada masa kepemimpinan Sri Sultan Hamengku Bawono ke X saat ini, Hajad Dalem Labuhan dikembalikan untuk me

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →