05 Apr 2019 Β· 2.160 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID, Cirebon - Nahdlatul Ulama merupakan organisasi yang penuh berkah. Kebesarannya bukan karena tokoh-tokohnya. Akan tetapi sebaliknya, tokoh besar karena NU-nya.
"Kebesaran pada tokoh sejarah ini, nama beliau menempel pada NU. Bukan beliau-beliau yang membarakahi, tapi NU yang membarakahi," terang KH Yahya Cholil Staquf, Katib 'Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)
Gus Yahya mengungkapkan hal tersebut saat menjadi narasumber pada Halaqah Cinta di GOR Mbah Muqoyyim Buntet Pesantren, Astanajapura, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (4/4). Menurutnya, menjadi bagian dari NU merupakan kenikmatan yang tiada tara. Kenikmatan demikian ini, lanjutnya, harus disyukuri dengan memberikan manfaat bagi NU.
"Bersyukur dengan bekerja sekuat (tenaga) untuk menciptakan manfaat bagi NU. itu saja," tegas anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) itu.
Gus Yahya, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa tidak usah kebanyakan 'teori'. "Yang penting yakin manfaat, lakukan!"
Selain itu, Gus Yahya juga menconto
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+