05 Apr 2019 Β· 2.267 dibaca · Motivasi
Oleh Prof Dr Rochmat Wahab*
LADUNI.ID, Jakarta - Dalam kehidupan sehari-hari sering kita dengar ekspresi stress pada seseorang. Umumnya, stress itu dipahami sebagai sesuatu yang negatif, sehingga harus dihindari. Padahal, secara konseptual atau empirikal stress kadang bersifat positif, karena sangat diperlukan.
Karena itulah, tulisan ini dirasakan lebih kena menggunakan manajemen stress daripada menangani stress. Bagaimana kita bisa menghadapi stress apapun jenisnya bisa bermanfaat dan berdampak baik untuk kita. Jangan sampai terjadi, stress negatif berdampak negatif terhadap diri kita sendiri, apalagi stress positif.
Lazarus (1984) mengatakan bahwa “Stress is simply the body's response to changes that create taxing demands”. Pengertian ini memberikan indikasi bahwa stress itu sebagai kekuatan yang bisa menciptakan tuntutan yang membebani, baik yang bersifat negatif maupun positif.
Stress negatif yang sering kita ingin hindari disebut distress dan stress positif yang sering kita kehendaki disebut eustress.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+