06 Apr 2019 Β· 1.480 dibaca · Sejarah
LADUNI.ID, Jakarta - Tulisan ini memberikan pemahaman mengapa ancaman tanpa henti ditujukan Washington pada Venezuela. Artikel ini pertama kali dipublikasikan pada 11 Maret 2013, tepat 6 hari setelah kematian Hugo Chavez. Chavez meninggal pada 5 Maret 2013 akibat penyakit kanker di usia 58 tahun. Ia akan dikenang selamanya dalam sejarah Venezuela dan Amerika Latin.
1. Tak pernah dalam sejarah Amerika Latin, ada seorang pemimpin politik yang memiliki legitimasi demokrasi yang tak dapat disangkal. Sejak Chavez berkuasa di tahun 1999 (terpilih dalam pilpres 1998), telah berlangsung 16 pemilihan umum di Venezuela dan Chavez memenangkan 15 pemilihan, terakhir pada 7 Oktober 2012. Dia mengalahkan lawan dengan jumlah selisih 10-20 persen.
2. Semua badan internasional, mulai dari Uni Eropa, Organisasi Amerika Serikat, sampai Gabungan Negara Amerika Selatan (Union South America Nations) dan Carter Center (organisasi non-profit yang didirikan eks-Presiden AS, Jimmy Carter), telah sepakat mengenai transparansi dalam penghitungan jumlah suara dalam pilpres di Venezuela.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+