07 Apr 2019 Β· 2.840 dibaca · Santri Goes to Papua
LADUNI.ID, Jakarta - Membaca huruf Latin merupakan salah satu hal yang belum dikuasai oleh sebagian besar anak-anak Kokoda di Kurwato ini. Walaupun secara formal mereka sudah duduk di Sekolah Dasar kelas 3 hingga 4, mereka masih kesulitan merangkai bacaan yang berbunyi "SA" atau "PI", misalnya. Atau, terkadang mereka bisa bilang "SA" ketika diejakan "S-A", namun ketika disuruh menulis bunyi "SA", mereka masih keliru-keliru merangkainya. Masih ada yang merangkaikan huruf "S" dengan huruf "I" atau dengan selain huruf "A".
Mengajari mereka membaca adalah suatu tantangan tersendiri bagi saya. Selain apa yang saya lakukan ini sepertinya tidak menarik perhatian sebagian anak-anak--saya simpulkan begitu karena yang hadir selalu sedikit--juga karena saya penasaran: bagaimana mungkin mereka tidak mampu membaca huruf Latin jika membaca huruf Arab (kendati masih tertatih-tatih) saja bisa. Dan kondisi yang terakhir ini, selalu saja mengingatkan saya ketika dulu KKN di Wonosobo. Den
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+