09 Apr 2019 · 6.152 dibaca · Adab kepada Al Qur'an
LADUNI.ID, Jakarta - Semangat berdakwah dan mengajak dalam kebaikan tentu merupakan sesuatu yang baik. Hal ini sejalan dengan pesan Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wasallam“ballighû ‘anni walau ayah” (sampaikan dariku meski hanya satu ayat).
Kendati demikian, Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wasallam juga menekankan bagi para pendakwah harus memiliki kapabilitas dan integritas dalam bidang agama. Sebagaimana contoh ketika Nabi memerintahkan Sahabat Mu’adz bin Jabal ke Yaman sebagai orang yang mengenalkan ajaran serta visi-misi kenabian. Bahkan Nabi Muhammad sempat menguji dengan beberapa pertanyaan yang cukup sulit pada masa itu sebelum benar-benar ditugaskan.
Begitulah cara Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wasallammemilih siapa yang layak untuk dijadikan pengajar agama. Berbeda dengan fenomena akhir-akhir ini. Siapa pun seakan mudah menjadi ‘pendakwah’ sehingga kurang mempertimbangkan integritas keilmuannya. Sebut saja kesalahan yang dilakukan penceramah televisi saat menulis ayat ber
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+