11 Apr 2019 Β· 4.448 dibaca · Hikmah
LADUNI.ID, Jakarta - Cerita ini, Shuniyya dapat dari Ibu Andree Fiellard, penulis senior asal Perancis. Ketemu beliau dalam acara makan siang di kota Kendal tanggal 31 Maret 2019 lalu.
Beliau sudah ada di Indonesia sejak akhir tahun 1970an. Meneliti organisasi Islam moderat di negeri ini hingga jatuh cinta dengan NU.
Persahabatan Sang Peneliti dengan Mbah Wali Gus Dur, dimulai sejak beliau menjadi Ketua Umum PBNU, Presiden RI maupun setelah itu tetaplah terjaga.
Bu Andree sering mengikuti kemanapun Mbah Wali pergi. Memasuki era tahun 2004, gerakan radikal mendapatkan panggung luas di negeri ini.
Tahun 2005 Bu Andree pernah menanyakan kepada Mbah Wali, bagaimana sikap NU dalam menghadapi gerakan radikal yang semakin merajalela.
Mbah Wali hanya dhawuh: “Anak muda NU akan bangkit 10 tahun lagi. Kita akan panen. Mereka akan kalah dengan anak muda kita”.
Subhanaka ya Allah la 'ilma lana illa ma 'allamtana. Apa yang didhawuhkan Mbah Wali terbukti
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+