12 Apr 2019 Β· 3.201 dibaca · Hikmah
LADUNI.ID, Jakarta - Suatu ketika, ada seorang sahabat mendatangi Nabi SAW, konon menurut at-Thabrani sahabat itu bernama Abu Darda. Sahabat ini meminta wasiat dari Nabi SAW untuk dijadikan pegangan hidup, Nabi SAW menjawab “Jangan Marah”, merasa Jawaban Nabi saw kurang memuaskan, ia terus meminta wasiat lainnya kepada Nabi SAW, akan tetapi Nabi SAW menjawab sama, “jangan Marah”.
Diriwayat at-Thabrani, sahabat ini meminta Nabi SAW menunjukan Perbuatan yang memasukan ia kedalam surga. Nabi SAW menjawab, “jangan Marah, maka untukmu surga”. Lalu Imam Ahmad meriwayatkan hadis dari sahabat Abdullah Bin Umar ra, bahwa ia bertanya kepada Nabi SAW tentang perkara apa yang bisa menjauhkan dari Marahnya Allah SWT, Nabi SAW menjawab “Jangan Marah”.
Terkadang seseorang dianggap pemberani dan gagah ketika sering marah dan menjadi pemarah. Padahal Nabi SAW mengatakan sebagaimana terekam dalam riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim, “Orang gagah itu bukan yang emosian gampang marah, akan tetapi orang gagah itu orang yang mam
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+