Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Sosial Budaya

ISIS yang Tidak Peduli dengan Perempuan dan Anak-Anak

14 Apr 2019 Β· 2.537 dibaca · Sosial Budaya

LADUNI.ID, Jakarta - Kamp al-Hol di timur laut Suriah menjadi wadah bagi aliran deras amarah dan berbagai pertanyaan yang tak memiliki jawaban. Di dalamnya hidup para perempuan dan anak-anak kelompok ISIS yang telah kalah, dicampakkan para suami, diabaikan khalifah dan pemerintah mereka.

Beberapa di antaranya berkukuh pada ideologi mereka yang disulut kebencian: "Kami tidak terkalahkan!" teriak mereka lantang. Lainnya memohon jalan keluar - jalan untuk kembali pulang.

Sementara negara-negara Barat bicara berbelit-belit, anak-anak mereka mati.

Umm Usma, perempuan Belgia keturunan Maroko, berkukuh pada fantasinya bahwa ia telah menolong para perempuan dan anak-anak Suriah sepanjang keberadaannya di sana selama enam tahun, sebagian besarnya bersama ISIS.

Mantan perawat itu merengkuh cadarnya dengan tangan yang terbungkus sarung tangan hitam, "Ini pilihan saya," ujarnya. "Di Belgia, saya tidak bisa mengenakan cadar - ini pilihan saya."

"Setiap agama melakukan suatu kesalahan," tuturnya. "Tun

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →