16 Apr 2019 · 1.503 dibaca · Tekno & Disruption
LADUNI.ID - Sebagai Media berbagi video terbesar, YouTube seringkali mendapat kritikan. Terutama soal algoritma yang kerap mengatrol video-video yang cenderung kurang berkualitas dan tak jarang kontroversial.
YouTube akhirnya menjawab kritikan tersebut dengan membuat dua buah metrik baru yang dipasang secara internal.
Tidak hanya mengukur lamanya mereka menonton video, salah satu metriks ini juga digunakan untuk mengukur waktu total yang dihabiskan orang-orang di platform YoTube, termasuk ketika mereka meninggalkan komentar dan membacanya.
Selain itu, YouTube juga menggunakan metriks lain bernama Quality Watch Time, metriks ini berguna untuk mengukur konten secara lebih konstruktif, bukan konten yang sekadar membuat penonton berlama-lama menonton video di YouTube.
Bisa dikatakan, metriks tersebut akan membawa perubahan bagi konten-konten yang dianggap berkualitas, dan seharusnya lebih banyak mendapat apresiasi berupa iklan dan penonton.
Sebelumnya, untuk mengukur kesuksesan sebuah video, YouTube hanya menggunakan e
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+