16 Apr 2019 · 7.584 dibaca · Dalil dan dasar ajaran shalat
Laduni.ID, Jakarta - Selain sebagai do'a, shalat merupakan proses komunikasi yang mempertemukan antara hamba dengan Allah SWT. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis dari Anas bin Malik dalam riwayat Imam Bukhari
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اعْتَدِلُوا فِي السُّجُودِ وَلَا يَبْسُطْ ذِرَاعَيْهِ كَالْكَلْبِ وَإِذَا بَزَقَ فَلَا يَبْزُقَنَّ بَيْنَ يَدَيْهِ وَلَا عَنْ يَمِينِهِ فَإِنَّهُ يُنَاجِي رَبَّهُ
"Dari Anas bin Malik dari Nabi SAW, beliau bersabda: Seimbanglah dalam sujud dan janganlah seseorang meletakkan tangannya seperti anjing. Dan jika meludah, maka jangan sekali-kali ia meludah ke arah depan atau ke sebelah kanannya. Karena dia sedang berhadapan dengan Rabbnya". (HR. Bukhari No. 501)
Dalam pelaksaan shalat terdapat batasan-batasan yang akan
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+