19 Apr 2019 · 6.760 dibaca · Dalil dan dasar ajaran shalat
PERTANYAAN :
Assalamu'alaikum, ada hadits :
عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ نَهَى أَنْ يُصَلِّىَ الرَّجُلُ مُخْتَصِرًا
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang seseorang shalat mukhtashiron.” (HR. Bukhari dan Muslim). Apa maksud "mukhtashiron"?
JAWABAN :
Wa'alaikum salam. Dari Abu Hurairah, beliau berkata :
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ نَهَى أَنْ يُصَلِّىَ الرَّجُلُ مُخْتَصِرًا
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang seseorang shalat mukhtashiron (tangan diletakkan di pinggang).”
Dalam Fathul mun'im Imam nawawi ra berkata : Terdapat silang pendapat diantara ulama tentang maksud lafadz "MUKHTASHIRON".
Dan menurut qoul shohih yang disepakati ulama ahli tahqiq, dan sebagian besar ulama ahli lughot dan ulama ahli hadits, Bahwa yang dimaksud mukhtashiron adalah orang yang sholat dengan keadaan tangan diletakkan di pinggang.
Pendapat lai
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+