19 Apr 2019 · 4.267 dibaca · Hari Tasyrik
Laduni.ID, Jakarta - Hukum puasa pada Hari Tasyrik adalah haram, karena sebagaimana sabda Rasulullah SAW hari Tasyrik adalah hari makan dan minum.
عَنْ نُبَيْشَةَ الْهُذَلِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ
"Dari Nubaishah, ia berkata, Rasulullah bersabda: Hari-hari tasyrik adalah hari makan dan minum"
Dalam kitab Al Fiqh 'Alaa Madzaahib Al-Arba'ah dijelaskan
ولو صام وجاء يوم الفطر أو النحر أو أيام التشريق فإن صيامه يبطل
"Bila seseorang puasa dan tiba di tengah puasanya hari Idul Fitri, Idul Adha atau Hari-hari Tasyrik maka puasanya batal"
Baca Juga: Menguak Rahasia Hari Tasyrik
Namun bagaimana jika ada yang berpuasa selama Hari Tasyrik seperti karena nadzar, apakah sah atau tidak puasanya?
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+