21 Apr 2019 · 1.934 dibaca · Santri Goes to Papua
LADUNI.ID, Kurwoto- Banyak sekali benih-benih untuk membangkitkan rasa syukur yang saya dapati selama hampir empat tahunan ini berada di Papua. Selain fenomena-fenomena yang besar, hal-hal remeh temeh pun tak luput ikut berkontribusi.
Di bulan Desember akhir tahun lalu, ketika terbengong sendirian di dalam Madrasah, saya baru "ngeh" dan sadar bahwa dinding-dindingnya ternyata tak satu pun ada hiasannya. Spontan pikiran saya membatin, alangkah baiknya andai dikasih kaligrafi.
"Ah, biar mereka saja, nanti yang membikin," batin saya begitu teringat kekosongan inspirasi setiap kali ada keinginan untuk mengajari mereka suatu kerajinan.
Beberapa malam kemudian, tepatnya hari Sabtu malam Minggu, saya sampaikan hal ini kepada mereka di penghujung mengaji. Karena di hari Minggu mereka libur sekolah, maka malam itu saya memberitahu mereka bahwa besok pagi kita belajar membuat kaligrafi.
"Apa itu, pak guru?" ucap mereka dengan raut wajah yang memang benar-benar tidak tahu.
"Masak kalia
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+