23 Apr 2019 Β· 1.318 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Sri Lanka - Perayaan Hari Paskah pekan lalu di Sri Lanka diwarnai dengan bom beruntun di tiga kota Sri Lanka. Diketahui bahwa korban tewas dalam peristiwa tersebut bertambah menjadi 310 orang.
Ruwan Gunasekera, seorang juru bicara dari Kepolisian Sri Lanka, mengatakan beberapa di antara korban tewas itu sempat kritis karena luka serius, lalu meninggal.
Ia juga menambahkan selain ratusan tewas, sedikitnya 500 orang ikut terluka dalam serangan bom yang terjadi di delapan tempat terpisah pada Minggu (21/4) pekan lalu itu.
Peristiwa tersebut terjadi di Hotel Shangri-La di pusat Kota Kolombo, Hotel Kingsbury, Gereja St Anthony di Kochchikade, dan Gereja Katolik St. Sebastian di Negombo. Empat bom pertama meledak sekitar pukul 08.45 waktu lokal di empat lokasi tersebut.
Diantara beberapa serangan yang terjadi, Namun serangan yang terjadi di Gereja St Sebastian merupakan serangan paling mematikan. Sejumlah gambar yang tersebar di media sosial menunjukkan selain berserakan puing-puing bangunan, lantai ge
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+