Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Motivasi

Ayo Membaca dan Menulis

24 Apr 2019 · 2.217 dibaca · Motivasi

LADUNI.ID - Dalam banyak kesempatan aku bicara kepada para santri. Seyogyanya kita lebih banyak membaca, memahami dan mendialogkan bacaan itu lalu menuliskannya, daripada mendengar ceramah dan menerima saja apa kata penceramah itu.

Seorang sastrawan sekaligus teolog besar, Abu ‘Amr al-Jahizh menulis tentang buku dan pena:

الْقَلَمُ اَبْقَى أَثَراً وَاللِّسَانُ أَكْثَرُ هَدَراً
لَوْلاَ الْكِتَابُ لَاخْتَلَّتْ أَخْبَارُ الْمَاضِيْنَ
وَانْقَطَعَ أَثَرُ الْغَائِبِيْنَ

وَاِنَّمَا اللِّسَانُ شَاهِدٌ لَكَ وَالْقَلَمُ لِلْغَائِبِ عَنْكَ
الْكِتَابُ يُقْرَأُ بِكُلِّ مَكَانٍ وَيُدْرَسُ فِى كُلِّ زَمَانٍ

Jejak goresan pena lebih abadi
Suara lidah acap tak jelas

Andai tak ada buku
Tak lagi ada cerita masa lalu
Dan terputuslah jejak 
mereka yang telah pulang

Kata-kata hanyalah untuk yang hadir
Pena untuk yang tak hadir

Buku dibaca di segala ruang 
Dikaji disegala zaman.

Oleh: KH Husein Muhammad 

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →