27 Apr 2019 · 1.968 dibaca · Kolom
LADUNI.ID - Sebelum melaksanakan ibadah Jum'at, delegasi PBNU mengadakan tiga kali acara, pertama pertemuan dialog dengan para pimpinan Komisi Urusan Suku Minoritas dan Keagamaan Provinsi Qinghai, kedua dengan Asosiasi Islam Provinsi Qinghai, dan ketiga mengikuti jamuan makan siang bersama Mr. Ma Naixin (Wakil Ketua Kantor Urusan Luar Negeri Provinsi Qinghai).
Kami menuju Masjid Agung Dong Guan, sebuah masjid kuno yang berusia sekitar 980 tahun. Kedatangan delegasi PBNU disambut oleh Imam Besar Masjid tersebut dan para pengurusnya yang sangat ramah. Mereka langsung mengantar kami ke tempat wudlu' yang dipadati jamaah. Para pengurus masjid itu bukan saja sangat menghormati para tamunya, tetapi menunjukkan sikap rendah hati yang luar biasa dalam menyambut saudara-saudaranya. Di antara mereka ada alumni Madinah dan alumni Universitas al-Azhar yang fasih bercakap-cakap dengan bahasa Arab bersama kami. Mereka menjelaskan bahwa umat Islam di Tiongkok dalam ber-fikih mengikuti madzhab al-Imam Abu Hanifa (al-Hanafi), yakni mazhab fikih yang paling banyak dianut umat
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+