LADUNI.ID, KOLOM-Terkait utang piutang, saya jadi teringat kejadian beberapa bulan yang lalu. Waktu itu ada seorang pria berkunjung ke rumah orangtua saya. Katanya dia diutus neneknya untuk melunasi utang almarhum kakek (suaminya).
Jadi ceritanya, dulu almarhum kakek pernah pinjam uang pada almarhumah nenek saya. Berarti kejadian tersebut sudah sangat lama sekali. Entah mengapa saat tidur, si nenek beberapa kali mimpi bertemu dengan almarhum suaminya. Dalam mimpi itu sang kakek meminta istrinya agar membayar utangnya tersebut.
Karena nenek saya sudah meninggal dunia, lantas utang tersebut dibayarkan kepada ibu saya lewat perantara cucunya tersebut. Akhirnya, saya dan ibu bersepakat untuk menginfakkan uang tersebut ke masjid, dengan diniatkan sebagai amal untuk almarhum Mbah saya.
Kejadian tersebut dapat menjadi renungan sekaligus pelajaran bagi saya agar ke depan jangan sampai memiliki utang yang sampai lupa tidak dibayarkan. Atau baru teringat memiliki utang k
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+