Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Ringan Riuh

Rasa yang Dirasionalkan

30 Apr 2019 · 3.416 dibaca · Ringan Riuh

LADUNI.ID - "Cinta itu tidak BaPer (Terbawa Perasaan), tetapi cinta itu harus rasional, pun kalau tidak bisa dirasionalkan, maka ia berusaha untuk mampu membedakan, mana cinta yang mampu memberi kebaikan pada dirinya di dunia dan akhiratnya". Ini beberapa pembacaan saya dalam kisah Nabi Yusuf dan beberapa kitab Cinta (al-hubb fil Qur'an) bahwa cinta tidak hanya digerakkan oleh rasa, tetapi bagaimana akal membantu meluruskannya, bila ia terjebak syahwat belaka.

Bila cinta hanya berangkat dari rasa ia akan celaka, "In ahbabta bihawasika halakta". Bahkan, manusia tidak akan pernah naik pada derajat yang lebih tinggi, kecuali bila membenci dan mencintai di dasarkan pada rasionalitas (akal), "Adamu irtiqa al-insan, illa karahahu biaqlihi wa ahabba biaqlihi". Dalam Subul al-Ushul li Nablusi, Al Hubbu min Khilali al-Qur'an al-Karim

Bila Nabi Yusuf benar-benar mengikuti perasaannya, maka ia akan terbuai dengan cintanya pada Ra'il, "wa hamma biha", tetapi karena ia tahu, bahwa cinta yang bersarang dalam sankar dir

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →