30 Apr 2019 Β· 2.535 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID, Jakarta - KH. Abdul Wahid sudah 29 tahun dipanggil kehadirat Yang Maha Kuasa. Namun, pendiri PP. Al-Anwari itu masih memberikan keteladanan yang patut diresapi oleh siapapun. Sebagaimana diceritakan oleh putranya, KH. Achmad Siddiq pada peringatan hasilnya kemarin (27/4).
"Salah satu sikap yang patut diteladani dari Abah (KH. Wahid), adalah ketawadluannya pada guru," terang Kiai Siddiq.
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Siddiq menceritakan saat ia diajak Abah-nya berkunjung ke PP. Salafiyah, Pasuruan. Dari kejauhan terlihat Kiai Idris Hamid. Dengan menunduk dan sedikit mempercepat langkah, Kiai Wahid menghampiri Kiai Idris. Ia cium tangan putra gurunya tersebut.
Hal itu terlihat masygul di mata Kiai Siddiq. Bagaimana tidak, secara nasab, sosial dan usia, Kiai Wahid lebih tua ketimbang Kiai Idris. Namun, kenapa perlakuannya sedemikian itu?
Selain itu, Kiai Wahid menjadi santri Kiai Abdul Hamid Pasuruan sejak belia. Tak kurang dari usia 8 tahun. Kiai Hamid sendiri merupakan sahabat karib ayahandanya, Haji Akan, saat mondok d
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+