Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Artikel Keagamaan

Ihwal Islam Garis Keras yang Jadi Polemik

01 May 2019 Β· 2.738 dibaca · Artikel Keagamaan

LADUNI.ID, Jakarta - Pernyataan pakar hukum tata negara Prof. Mahfud MD tentang istilah Islam garis keras menjadi polemik. Para pendukung pasangan calon Prabowo-Sandi melontarkan kritikannya. Mereka tidak bisa menerima bahwa konstituen pasangan Prabowo-Sandi dikatakan berasal dari kelompok Islam garis keras. Keberatan dan kritikan ini bisa dimaklumi karena istilah  Islam garis keras sangat asosiatif dengan terma radikal, ekstrem, intoleran, dan bisa jadi teroris.

Sebagai jawaban atas kritikan tersebut, Mahfud menyatakan bahwa dalam terminologi politik, istilah garis keras tidaklah negatif. Mahfud menyatakan bahwa garis keras bermakna fanatik atau sangat memegang teguh erat prinsip. Menurut Mahfud, dirinya sendiri adalah seorang yang fanatik; seorang penganut garis keras. Hanya saja, jawaban Mahfud tersebut masih belum bisa diterima oleh para pengkritiknya. Menurut mereka, stigma Islam garis keras terlanjur berkonotasi negatif di tengah-tengah masyarakat Islam Indonesia. Karenanya, mereka tetap menuntut Mahfud untuk menarik ucapannya serta meminta maaf.

Pol

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →