02 May 2019 Β· 1.460 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Catries - Sebanyak 300 penumpang yang berada di sebuah kapal pesiar diperkirakan tertular campak, sehingga terpaksa dikarantina di pelabuan St. Lucia, Karibia. Tindakan tersebut dilakukan setelah seorang perempuan yang berprofesi sebagai awak kapal dipastikan menderita penyakit tersebut.
Merlene Fredericks-James, selaku Kepala petugas medis St Lucia, mengkonfirmasi karantina pada hari Senin lalu dalam sebuah pernyataan tetapi tidak mengungkapkan nama kapal pesiar. Baik anggota awak kapal maupun penumpang tidak diizinkan meninggalkan kapal selama karantina.
"Satu orang yang terinfeksi dapat dengan mudah menginfeksi orang lain melalui batuk, bersin, tetesan air liur pada permukaan yang berbeda, dll. Karena risiko infeksi potensial, tidak hanya dari kasus campak yang dikonfirmasi tetapi dari orang lain yang mungkin berada di kapal pada saat itu. Kami pikir itu bijaksana untuk tidak membiarkan siapa pun di atas kapal turun,” ungkap Fredericks-James seperti dikutip dari Huffpost, Kamis (2/5/2019).
Fredericks-James men
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+