Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Artikel Keagamaan

Perjanjian Hudaibiyah sebagai Diplomasi Menghentikan Perang

02 May 2019 · 2.699 dibaca · Artikel Keagamaan

Laduni.ID, Jakarta - Jamaah haji dan umrah pada umumnya memiliki kegiatan napak tilas di Makkah dan Madinah, tidak terkecuali Gunung Uhud, Masjid Khandaq dan lainnya. Hampir semua mutawwif (guide) akan mengisahkan kejadian peperangan di masa Rasulullah SAW. Kita tidak memungkiri sejarah itu, sebab di dalam Al-Qur'an telah dijelaskan, di dalam Hadis berkali-kali disebut, apalagi di dalam kitab-kitab Tarikh.

Dari banyaknya peperangan itu yang menjadi kesimpulan sempit salah satu mantan teroris Bomber Bali tempo hari, sebelum dieksekusi mati, ia berkata, "Nabi melakukan haji 1 kali, umroh 4 kali, dan Nabi berperang 23 kali. Berarti lebih wajib perang!" Sambil mengacungkan tangan di depan wartawan TV. Mengerikan sekaligus menggelikan.

Mari sejenak kita lihat kembali sejarah perang yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. Ketika fase di Makkah, Nabi diperintahkan oleh Allah  SWT untuk sabar, tidak dengan melawan perang. Allah SWT berfirman:

لتُبْلَوُنَّ فِي أَمْوَالِكُمْ وَأَنفُسِكُمْ و

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →