02 May 2019 Β· 3.394 dibaca · Islam Nusantara
LADUNI.ID, Jakarta – “Assalamu’alaikum…,” terdengar salam dari pintu yang terbuka. Guru Sekumpul dan hadirin menyahut salam tersebut. Tampak seorang tua yang sekilas seperti seorang pengemis, namun hanya meminta minum.
Hal ini diceritakan oleh Kasran di Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Kalteng. Ia merupakan saudara iparku, dan ia masih kerabat dengan Guru Bakhiet Barabai. Cerita ini terjadi sekitar di bawah tahun 1990.
Setelah orang tua yang seperti pengemis itu singgah, kemudian beliau menyuruh saya menyerahkan segelas air ke orang tua tersebut. Begitu selesai meneguk air, orang tua itu mengucap alhamdulillah, dan menyerahkan lagi gelas yang masih ada banyak sisa airnya.
Kemudian, si orang tua mengucap terima kasih dan lalu mohon diri. Saya pun kembali ke tempat semula sambil meletakkan gelas tadi di depan saya. Lalu beliau Abah Guru Sekumpul menyuruh saya meminum air tadi. Saya pun meminumnya setegukan, sehingga masih ada sisanya.
Setelah itu, abah Guru Sekumpul bersuara bahwa barang siapa yang mau meminum a
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+