05 May 2019 Β· 1.968 dibaca · Iptek & Pendidikan
LADUNI.id, Jakarta - Ribuan warga Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, turun gunung demi panggilan tradisi perayaan Seba sebagai titipan dari leluhur untuk menjalin hubungan baik bersama kepala daerah (bupati dan gubernur) dan aparat hukum.
"Kita wajib melaksanakan tradisi Seba yang dilaksanakan warga Badui setelah menjalani perayaan Kawalu itu," kata Ayah Nurpa, seorang pemuka adat Badui Dalam warga Cikeusik Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak.
Perayaan Seba dihadiri ribuan warga Badui terdiri dari Badui Luar (penamping) dengan khas pakaian hitam-hitam dan lomar atau ikat kepala berwarna biru juga Badai Dalam (Badui Jero) berpakaian khas putih-putih dan lomat putih.
Masyarakat Badui Dalam melaksanakan seba dengan berjalan kaki menempuh perjalanan lima jam atau 40 kilo meter menuju Rangkasbitung.
Masyarakat Badui yang tinggal di Pegunungan Kendeng merayakan Seba sebagai rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas limpahan hasil bercocok tanam ladang. Juga, kehidupan masyarakat Bad
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+