06 May 2019 ยท 10.261 dibaca · Hukum terkait Mengkonsumsi
PERTANYAAN :
Assalamu alaikum, Nitip pertanyaan : " benarkah kecebong (berudu) haram?" kalau bisa, diberi referensinya. Terimakasih.
JAWABAN :
Wa'alaikumussalaam. Hukum kecebong (anak kodok) haram dimakan, karena terlahir dari induk sama-sama kodok (katak, hewan yang tidak halal dimakan). Dalam I'anah Tholibin 1/93 disebutkan :
ูุฐุงูู ูุฃู ุงููุฑุน ูุชุจุน ุฃุฎุณ ุฃุจููู ูู ุงููุฌุงุณุฉ ูุชุญุฑูู ุงูุฐุจูุญุฉ ูุงูู ูุงูุญุฉ ูุชุญุฑูู ุงูุฃูู ูุงู ุชูุงุน ุงูุชุถุญูุฉ ูุนุฏู ูุฌูุจ ุงูุฒูุงุฉ
Hukum anak mengikuti hukum salah satu yang paling hina dari ibu / bapak-nya dalam hal najasat, haram disembelih, munakahat, haram dimakan, tidak boleh dipakai kurban dan tidak wajib dizakati.
ูููู ูุงูุฃูู ุฃู ููุชุจุน ุฃุฎุณูู ุง ูู ุงูุฃูู ููู ุชููุฏ ุจูู ู ุฃููู ูุบูุฑู ูู ูุญู ุฃููู
Hukum anak mengikuti yang hukum yang paling hina diantara ibu/bapak'nya dalam hal boleh atau tidak boleh dimakan. Maka jika anak terlahir dari antara perkawinan hewan yang dimakan dan tidak dimakan, maka tidak halal memakan'nya.
Lihat pula di juz 2
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+