LADUNI.ID, Jakarta - Di abad Millenium ini, globalisasi telah menjadi perbincangan di kalangan kita. Menurut pendapat kekinian, globalisasi adalah sebuah era atau zaman yang di satu sisi mendengungkan pembangunan (developmentalism), namun di sisi lain globalisasi telah menjadi racun yang bertujuan pembaratan budaya (westernization), digitalisasi, skulerisasi, konsumerisme dan sebagainya. Akibat yang paling nampak adalah lunturnya nilai-nilai lokal kemasyarakatan, tak terkecuali nilai-nilai keislaman yang dapat dilihat pada Negara yang mayoritas penduduknya beragama islam seperti di Indonesia.
Indonesia digolongkan sebagai negara dunia ketiga merupakan lahan empuk globalisasi guna menyebarkan paham-pahamnya yang anti-religiusitas. Masyarakat mulai dicekoki dengan berbagai informasi kemewahan modernitas dengan segala tetek-bengeknya. Ini terlihat dari berbagai pola hidup masyarakat era kini (terutama di Indonesia) yang cenderung mengagungkan modernitas, sementara nilai lokalitas sebagai representasi nilai keislaman kini mulai ditinggalkan. Contoh kecilnya
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+