09 May 2019 · 3.758 dibaca · Sejarah
Laduni.ID, Jakarta - Ritual puasa tentunya banyak terdapat di berbagai ajaran agama, baik itu dari masa umat terdahulu sampai sekarang. Meskipun untuk tata laksana (teknis dan mekanisme) berpuasa masing-masing ajaran agama berbeda tergantung seperti apa puasa yang dimaksud dalam kitab suci dan tradisi (sunnah) masing-masing, namun pada kesempatan ini penulis hanya membatasi pada 3 (tiga) ajaran Abrahamic (samawi) dalam melihat seperti apa dan bagaimana agama Yahudi, Kristen, dan Islam memberikan muatan, maksud, dan makna Puasa secara garis besar.
Puasa dalam bahasa Sansekerta berarti upawasa. Dalam Perjanjian Lama (the Old Testament) bahasa Ibrani ialah tsum, tsom, dan inna nafsyo. Dalam Perjanjian Baru (the New Testament) bahasa Yunani nesteuo, nesteia dan nestis. Dalam Al-Qur’an puasa disebut shaum atau shiam.
Sebelum masuk kedalam pembahasan utama, menarik untuk menyingkung kata puasa yang resmi menjadi bahasa Nusantara khususnya bahasa Indonesia. Lahirnya kata pu
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+