13 May 2019 · 3.602 dibaca · Dalil, Dasar, dan Awal Puasa
LADUNI.ID, Jakarta - Puasa merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh Umat yang beriman sebagimana diwajibkan pada umat-umat terdahulu, dengan tujuan menjadi orang yang bertaqwa
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa," (Q.S. al-Baqarah [2]: 183).
Dari ayat diatas kita dapat mengambil pelajaran, bahwasannya Allah SWT mewajibkan puasa atas umat Nabi Muhammad SAW sebagaimana Allah juga telah mewajibkannya kepada umat-umat terdahulu sebelum Nabi Muhammad. Yang demikian dapat dilacak bahwa puasa adalah ibadah yang sudah ada sejak lama, ia tidak terputus di umat tertentu, melainkan terus berkelanjutan pada hingga disyariatkan juga pada umat Nabi SAW.
Mengutip pendapat Abu Ja‘far, al-Thabari (w. 310) dalam Tafsîr-nya (Jeddah: Muassasah al-Risalah, Cetakan I, 2000, Jilid 3
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+