Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Hal terkait Perjalanan/ Musafir

Puasa bagi Musafir

14 May 2019 · 2.722 dibaca · Hal terkait Perjalanan/ Musafir

LADUNI.ID - Islam adalah agama yang mudah dan memudahkan. Kemudahannya ialah tidak memaksakan kepada umatnya untuk menjalankan suatu ajaran yang tidak mampu dilaksanakannya. Di antara yang diberi keringanan boleh tidak puasa ialah orang sakit dan orang musafir. Namun keduanya wajib menggantinya pada hari-hari lainnya. Hal ini ditegaskan dalam al-Qur’an.
فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ
Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. (QS. Al-Baqarah: 184).

Orang yang sedang mengadakan perjalanan disebut musafir. Apakah semua orang yang mengadakan perjalanan boleh tidak puasa? Perjalanan seperti apa? Perjalanan yang dimaksud adalah perjalanan jauh yang membolehkan meng-qashar shalat dan men-jamak shalat. Meng-qashar shalat maksudnya meringkas shalat, yang harusnya empat rakaat dijadikan dua rakaat sebagai keringanan. Men-jamak shalat, maksudnya menggabung dua shalat dala

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →