15 May 2019 Β· 4.981 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID, Jakarta - Di zaman ini banyak orang salah kaprah dalam menjuluki seseorang sebagai Ulama. Ada orang tak pernah belajar agama, hanya karena ia memakai sorban, imamah, jubah dan suka meneriakkan Takbir, lantas dianggap sebagai Ulama. Ada juga orang yang baru saja "berhijrah", lalu pakaiannya lebih islami, dianggap sebagai Ulama. Atau seorang Mualaf yang baru beralih agama, ngaji Iqra saja belum lancar apalagi kitab gundulan, lantas dengan mudah mendapat gelar Ulama hanya karena mampu menghukumi suatu kejadian namun dengan semau dirinya atau kelompoknya saja.
.
Sebagai muslim yang baik, kita tentu paham betul bagaimana karakteristik Ulama yang patut dijadikan teladan khususnya bagi umat Islam. Nabi Muhammad SAW bersabda, "Al-Ulama Warasatul Anbiya', (Ulama merupakan pewaris para Nabi)". Artinya, dalam diri para Ulama tersebut tertanam Akhlaq yang mencerminkan Akhlaq Rasulullah, Ilmu yang mencerminkan keilmuan Rasulullah, Ramah yang mencerminkan keramahan hati Rasulullah SAW.
.
Bagaimana karakter Ras
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+