15 May 2019 · 7.200 dibaca · Hikmah
LADUNI.ID, Jakarta - Ketika Sayyidina Utsman bin Affan dipuji seseorang, wajahnya memerah. Beliau segera berlutut dan melumuri wajahnya dengan tanah. Ketika Sayyidina Ali bin Abi Thalib dipuji, beliau berkata, "Apakah kau ingin menghancurkanku?!"
Para sahabat yang hidup sekitar 14 abad yang lalu sangatlah membenci pujian dan junjungan. Keadaan tersebut turun temurun terwariskan kepada para salafuna shaleh.
Salah satu perjanjian yang mereka ambil dari para muridnya adalah:
Ingkarilah setiap pujian dengan hatimu kepada setiap orang yang memujimu! Bila perlu marahlah, agar ia tak lagi memujimu!
Imam Sya'roni berkata, "Penyakit yang paling menghancurkan hati dan kehidupan seseorang adalah pujian!"
Beliau melanjutkan,
"Aku dulu memiliki seorang teman di Sudan yang kehidupannya sangat baik. Waktu berselang, aku pun berpisah dengannya. Kerinduan membuatku mencari kabar tentangnya kepada setiap orang yang kutemui." Mereka menjawab,
"Telah hilang kebaikannya dan adabnya. Sek
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+