16 May 2019 · 7.556 dibaca · Ringan Riuh
LADUNI.ID, Kisah ini di sampaikan oleh Santri Ploso sebagai saksi hidup melihat kekeramatan Gus Munif saudara Gus Miek .
Di waktu muda Gus Munif tak seperti lazimnya seorang putra kiyai,Gus munif lebih senang cangkruk dipinggir jalan bergaul dengan geng motor, pebalap motor liar di jl .Doho kota Kediri.
Gus Munif selama mengikuti balapan selalu menang tak pernah kalah, suatu saat ada seorang santri yang diajak Gus Munif berboncengan menuju kota, di kejauhan santri tersebut mengetahui di depan ada operasi lalu lintas, sambil ketakutan santri tersebut bilang keg us munif,
"Gus di depan ada opersi lalu lintas" kata santri yang diajak Gus Munif
"Udah tenang aja" jawab Gus Munif .
Saat melintas didepan Polisi yang sedang sibuk menilang pengendara lain Gus Munif malah memblayer-blayer gas sepeda motornya …kontan saja Gus munif dikejar Polisi.
"Gus kita di kejar Polisi" kata santrinya lagi.
"Emang itu yang saya harapkan" jawab Gus Munif
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+