20 May 2019 · 12.454 dibaca · Hikmah
Laduni.ID, Jakarta - Peperangan besar yang terjadi dalam sejarah Islam ini bermula dari pengkhianatan kaum Quraisy terhadap salah satu perjanjian dalam Perjanjian Hudaibiyyah. Mereka bersekongkol dengan kabilah lain untuk menyerang kelompok yang telah berdamai dengan Rasulullah. Sebagai respons, Nabi Muhammad mengerahkan 10.000 pasukan Muslim untuk menghadapi mereka. Dalam misi ini, Rasulullah mengutus Khalid bin Walid sebagai panglima perang dengan perintah tegas: Tidak boleh memulai serangan sebelum diserang!
Saat perjalanan menuju Makkah, Rasulullah dan pasukannya dalam keadaan berpuasa. Namun, karena menghadapi tantangan berat (masyaqqah), beliau memutuskan untuk berbuka di tengah perjalanan. Kejadian ini menunjukkan kebijaksanaan Rasulullah dalam menyesuaikan kondisi dan memberikan keringanan kepada umatnya.
Pada tanggal 20 Ramadhan tahun 8 Hijriyah, peristiwa bersejarah dalam Islam terjadi. Rasulullah SAW dan para sahabatnya berhasil menaklukkan Kota Makkah dalam peristiwa yang dikenal sebagai “Fathu Makkah” (Penaklukan Makkah). Tiada
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+