Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Artikel Keagamaan

Peristiwa Nuzulul Quran (Seri 2)

29 May 2019 · 1.331 dibaca · Artikel Keagamaan

LADUNI.ID - Mendengar kata-kata pendeta Waraqah bin Naufal itu, Nabi tertegun dengan wajah tertunduk. Hatinya masyghul, gundah gulana bukan kepalang. Ia tak dapat membayangkan peristiwa yang akan terjadi terhadap dirinya, bagaimana dia akan bisa hidup di luar daerahnya dan dalam keadaan sebagai orang yang dikejar-kejar, bagai penjahat besar yang menjadi buronan polisi.

Sesudah itu untuk waktu yang cukup lama wahyu tidak lagi turun. Nabi dibiarkan untuk sementara sampai diharapkan mentalnya menjadi kuat. Lalu merindukannya. Ketika sedang berjalan-jalan di Makkah, Nabi saw mendengar suara yang memanggil-manggil namanya dari arah langit. Manakala matanya dipalingkan ke arah suara itu, ia melihat sosok misterius yang pernah dilihatnya di gua Hira, beberapa waktu yang lalu. Ia bergegas kembali menemui isterinya dan meminta dia menyelimutinya lagi. Tetapi Tuhan segera menurunkan wahyu-Nya melalui sosok tadi, Jibril;

يَا أَيُّهَا الْمُدَّثِّرُ. قُمْ فَأَنْذِرْ.وَرَبَّكَ فَكَبِّرْ.وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ. وَالرُّجْزَ فَاهْجُرْ. وَلَا تَمْنُنْ تَسْتَكْثِرْ. وَلِرَبِّ

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →